ads-banner

Sunday, August 18, 2019

Gara-Gara Judi, 8 Orang Ini Kaya Raya! Ada yang Total Hartanya Rp 74 T


Sebagian besar orang jadi kaya dari karier maupun usaha. Namun, gak sedikit juga di dunia ini yang tajir karena jadi dewa judi. 

Dunia judi memang selalu dinilai kontroversial, terutama bagi kita yang tinggal di Indonesia. Aktivitas itu memang dilarang oleh hukum di negara ini.

Kalau dipikir-pikir, kerugiannya memang sangat besar. Meski menang bisa menghasilkan banyak duit, kalau kalah justru sebaliknya yang kita alami. Atau kita malah bisa miskin mendadak karena judi.

Namun, itu tampaknya gak berlaku bagi orang ini. Menjadi dewa judi ternyata bisa mendatangkan kekayaan yang berlimpah bagi mereka ;


Bobby Baldwin


Pemain Poker ini diprediksi mengantongi kekayaan US$ 15 juta atau setara dengan Rp 217 miliar. Pria ini telah menjuarai World Series of Poker Main Event 1978, dan meraup US$ 210 ribu pada saat itu setelah mengalahkan Ken Smith, Jesse Alto, dan Buck Buchanan.
Di tahun 1979, dia juga kembali ke ajang yang sama, dan berhasil meraup US$ 10 ribu dari main judi.

Selain berprofesi sebagai tukang judi, Baldwin merupakan seorang petinggi di sebuah perusahaan lain. Pada 1982, dia menjabat sebagai konsultan di Golden Nugget Casino.
Lalu, dua tahun kemudian dilantik menjadi pimpinan perusahaan judi tersebut, hingga akhirnya MGM Mirage pada tahun 2000.

Chris Moneymaker


Dari namanya saja sudah nyentrik. Gak heran kalau dia adalah salah satu dewa judi terkenal di dunia. 

Pemilik nama Chris Bryan Moneymaker itu leluhurnya adalah pengrajin koin emas dan perak. Mereka berasal dari Jerman dan karena nama mereka adalah Nurmacher, maka sesampainya di Amerika mereka mengganti nama jadi Moneymaker.
Pria asal Tennessee, Amerika Serikat ini merupakan lulusan akuntansi dari Universitas Tennessee. Dia juga sempat bekerja sebagai salah seorang manajer keuangan di perusahaan ternama.

Kegemarannya di dunia judi membuat dia harus bercerai dengan sang istri. Namun, Chris berhasil mencetak keuntungan dari judi di World Series of Poker dan beberapa turnamen lain pada tahun 2003.

Kabarnya, dia memiliki total kekayaan mencapai US$ 16 juta atau setara dengan Rp 231 miliar.

Jonathan Duhamel


Dewa judi dengan total kekayaannya mencapai US$ 32 juta atau Rp 463 miliar ini berasal dari Kanada. Dia juga masih sangat muda, yaitu kelahiran 1987.

Dia berhasil mengalahkan John Racener di No Limit Hold’em World Championship dan berhasil meraup US$ 8,9 juta pada tahun 2010 lalu. 

Namun, setahun kemudian, dia mengalami kejadian nahas. Rumahnya kerampokan dan Duhamel babak belur dipukuli. Saat itu, dia kehilangan jam tangan Rolex, dan uang sebesar US$ 150 ribu.

Namun, dia kembali memenangkan kejuaraan High Roller for One Drop dengan keuntungan US$ 3,9 juta pada tahun 2015. Dan pada High Roller No-Limit Hold’em dia meraup untung 554.395 Euro.
www.harapanbaru.co

Ray Bitar

Pengusaha Amerika Serikat di bidang pejudian yang sempat berapa kali diamankan kepolisian. 

CEO Full Tilt Poker ini disinyalir mengantongi kekayaan sebesar US$ 40 juta atau Rp 579 miliar. Perusahaan judi itu didirikan bersama beberapa rekannya yang gak lain jawara poker ternama, Chris Ferguson dan Howard Lederer.

Full Tilt merupakan situs judi poker online terbesar kedua di Negeri Paman Sam yang beroperasi pada 2004 hingga 2011, sebelum akhirnya ditutup aparat karena kasus skandal dengan bank, pencucian uang, dan perjudian ilegal.

Bitar terancam hukuman 145 tahun penjara akibat aktivitasnya itu. Ngeri juga ya! 

Nigel Page dan Justine Laycock


Pada tahun 2010, kedua pasangan ini menjadi pemenang lotere terkaya di Inggris karena berhasil memenangkan hadiah 56 juta Poundsterling. Hanya lewat lucky dip di EuroMillions saja dia bisa setajir itu.

Uniknya, setelah mereka memenangkan lotere, dia langsung mendirikan perusahaan pengembang properti dan memulai bisnis di sana. Mereka juga akhirnya pindah ke rumah mewah setelah taraf hidupnya berubah.


Andrew Black


Selain jadi dewa judi, dia juga merupakan entrepreneur di dunia judi. Dia merupakan putra dari pengusaha properti Inggris dan lucunya, kakek beliau adalah seorang anggota DPR yang gak mendukung aktivitas judi di Inggris.

Pria yang pernah menerima banyak penghargaan dari Ernst & Young ini mengantongi kekayaan senilai US$ 187,5 juta atau Rp 2,7 triliun. Dia mendirikan Betfair pada tahun 2000, sebuah perusahaan judi yang akhirnya melantai di bursa saham London.
Selain aktif di dunia judi, Black juga menjadi investor di berbagai perusahaan. Kebanyakan di sektor olahraga dan e-commerce


Sheldon Adelson


Pria ini merupakan orang terkaya ke-21 di dunia dengan total kekayaan mencapai US$ 31,2 miliar atau setara dengan Rp 45 triliun. 

Adelson merupakan CEO Las Vegas Sands yang saat ini menguasai bisnis judi di Negeri Paman Sam. Dia aktif menjadi donor dari orang-orang yang ingin maju ke Pilpres AS.

Adelson dulunya hanya seorang imigran dari keluarga Yahudi di Lithuania dan Wales. Dia mulai berbisnis di usia masih 12 tahun dengan meminjam uang US$ 200 kepada pamannya untuk modal jualan koran.

Saat usianya menginjak 16 tahun, dia kembali meminjam dana untuk menjual mesin penjual otomatis untuk permen (vending machine). Dia pun sempat kuliah, tapi gak selesai.
Kariernya di bisnis judi dimulai ketika memasuki usia 55 tahun saat dia membeli Sands Hotel and Casino di Las Vegas. Di situ, akhirnya dia menjadi pengusaha kaya raya di bidang judi.

Denise Coates


Nah ini dia dewa judi tertajir di dunia! Pria satu ini gak masuk dalam urutan The Richest, namun baru saja jadi topik pembahasan di media. 

Dennis Coates merupakan ratu judi di Inggris yang berhasil meraup untung menghasilkan 482 juta Poundsterling atau sekitar Rp 9 triliun. Forbes memprediksi total kekayaan Coates saat ini mencapai 4 juta Poundsterling atau sekira Rp 74 triliun.

Awalnya, Coates hanya karyawan di perusahaan judi milik sang ayah, dan mendirikan sebuah perusahaan judi online Bet365 yang bermarkas di Spanyol.

Dia kini dinobatkan sebagai direktur terkaya di London. Pasalnya, penghasilan dia jauh melebihi Perdana Menteri Theresa May.


Itu dia DEWA judi tajir di dunia. Beberapa di antara mereka ada yang memang tajir dari permainan tersebut, ada pula yang tajir dari bisnisnya.
Kira-kira gimana nih pendapatmu atas kisah mereka? Apakah menginspirasi?:)

0 comments:

Post a Comment